Jalan-jalan ke Beijing

Kunjungan kali ini kekota Beijing, kota Beijing merupakan kota yang terunik didataran China disana banyak sekali tempat-tempat obyek wisata yang menarik seperti Tian’anmen Square, Forbidden City, Temple Of  Heaven, Summer Palace,  Ming Tomb,  Badaling Great Wall,  Beijing Zoo, Olympic Stadium, Wangfujing Shoping Street, serta tidak lupa mengunjungi kota Beijing Lama (kuno) yaitu Hutong, ditempat ini penduduk setempat masih mempertahankan bangunan-bangunan dan tradisi setempat, dan kami mencoba naik beca jaman dulu yang disebut Rickshows.

Kami merencanakan perjalan ke Kota Beijing selama 8 hari mulai dari tanggal 4 Juni 2011 sampai dengan 11 Juni 2011,  kami sengaja tinggal berlama-lama tinggal tempat ini,  dan berbaur dengan penduduk lokal, dan kami  sangat senang tinggal dikota ini menikmati pemandangan dan obyek wisata yang indah serta tempat perbelanjaan yang murah dan mengasyikan.

Pada hari Sabtu, 4 Juni 2011 kami berangkat dari Kota Bandung Jam 06.00 menuju kota Beijing,  transit 1 malam di Kualalumpur,  setelah tiba disana kami menyempatkan diri jalan-jalan di Kualalumpur.

Keesokan harinya hari Minggu, 5 Juni 2011 Jam 08.30 pesawat berangkat dari Kualalumpur menuju Tianjin, perjalanan ditempuh dalam waktu 6 jam menggunakan pesawat Air Asia dari Tianjin naik kereta peluru menuju Kota Beijing.  Setelah kurang lebih 6 jam perjalanan pesawat mendarat dibandara Binhai Internatinal Airport, pada saat itu jam menunjukan pukul 14.35,  setelah selesai mengurus dokument dan mengabil koper,  dilanjutkan dengan menggunakan bis menuju Tianjin Railway Station, dengan ongkos naik bis 10 RMB/orang.

Dari Station ini kami menumpang Kereta Api Peluru (Bullet Train) menuju kota Beijing,  kecepatan kereta api peluru  340km/jam,  kami mencatat paling tertinggi hanya sampai 328 km/jam, tidak sampai dengan 340 km/jam, suasana didalam kereta api sangat bersih, terawat dan aman.

Pada saat di Station Kerta Api oleh petugas kami ditawari 2 macam tempat duduk dengan harga yang berberbeda, tempat duduk soft seat dan hard seat, kami memilih tempat duduk yang hard seat supaya lebih murah, kami berfikir biarlah tempat duduk keras sedikit nggak apa-apa asal murah.   Dalam bayangan kami sebelumnya yang namanya Hard Seat  seolah-olah duduk dipapan keras tanpa busa, tapi ternyata kursinya empuk melebihi kursi  Argo Gede Excekutive.  Dengan menunjukan pasport kami membeli 2 tiket kereta api cepat (Bullet Train) menuju Beijing, perjalan dari Station Kerta Api Tianjin ke Station Beijing kurang lebih 30 menit  ( Bandung-Jakarta )

Setelah tiba di Beijing South Railway Station,  kami naik Taxi menuju Hotel Inn Express-Temple Of  Heaven,  ongkosnya  15RMB.  Anda harus extra berhati-hati memilih naik taxi di Beijing, banyak sopir  Taxi yang nakal lebih baik cari pengemudi yang kelihatannya baik, kalau anda melihat gelagat sopir Taxi kelihatannya meragukan lebih baik jangan naik, bisa diputar-putar sehingga ongkosnya mahal.

Tour-1,  hari Senin 06 Juni 2011,  setelah breakfast kami naik bis menuju  Lapangan Tian’anment,  ditempat ini sudah banyak orang yang telah datang dari berbagai negara untuk mengunjungi Tian’anment Square.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Setelah berfoto ria di Tian’anment Square,  kami melanjutkan perjalan kaki menuju Forbidden City (Kota Terlarang), pada zaman dahulu kala kota ini benar-benar tertutup dan tidak seorangpun bisa masuk kedalam kota,  tanpa ijin khusus.

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Kemudian dilanjutkan ke Temple Of Heaven

About these ads

Posted on 22 Juni 2011, in Jalan-jalan ke Beijing and tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , . Bookmark the permalink. Tinggalkan komentar.

Berikan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

Ikuti

Get every new post delivered to your Inbox.

%d blogger menyukai ini: